oleh

Kelompok Tani-Ternak Desa Towara Dilatih Buat Silase dan Pupuk Organik

INBISNIS.ID,HALUT– Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Khairun dibawah kordinator Dr. Ir. Yusri Sapsuha, S.Pt., M.Sc., IPM (ketua) dan dua anggota tim yaitu, Dr. Ir. Suryati Djokrodinikrat, M.Si dan Dr. Said Hasan, S.Pd., M.Pd melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat di Desa Towara Kecamatan Galela Kabupaten Halmahera Utara pada Sabtu (6/8/2022).

Kegiata yang di danai Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tahun 2022 ini mendapat respon yang positif dari peserta yang terdiri dari kelompok tani-ternak sebanyak 15 orang, juga dihadiri oeh tokoh masyarakat dan perangkat desa yaitu Kades Tuara, Mikdar Ramly, Sekretaris Desa Abd.Malik S.Siden dan Kepala Dusun II, Ikbal Din.

Menurut Koordinator Tim, Yusri Sapsuha bahwa kegiatan ini di danai oleh kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan teknologi berdasarkan nomor kontrak 071/E5/RA.00.PM/2022 tanggal 10 Mei tahun 2022 dengan tiga fokus kegiatan yaitu, penyuluhan terkait sistem pertanian terpadu, pembuatan silase dan pembuatan pupuk organik.

“Kegiatan pelatihan ini dilakukan selama 2 hari yaitu, Sabtu (6/8) dan Minggu (7/8) di dua tempat yang berbeda yaitu hari pertama di Kantor Desa dan hari kedua di kebun kelompok tani di Desa Towara”, jelas Yusri.

Selanjutnya dikatakan Yusri bahwa persoalan yang sering dihadapi masyarakat bahwa kotoran ternak menjadi sumber masalah selain dampak polusi dan kesehatan baik pada ternak, juga dampak kepada masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat perlu diberikan pemahaman bagaimana kotoran ternak diolah atau di daur ulang menjadi pupuk organik yang dapat dimanfaatkan.

“Tujuan yang lain, kami melatih khususnya para peternak untuk membuat Silase yaitu teknologi sederhana dengan mengawetkan pakan hijauan ternak  yang disimpan dalam kantong plastik yang kedap udara atau silo, drum, dan sudah terjadi proses fermentasi dalam keadaan tanpa udara atau anaerob. Proses silase ini melibatkan bakteri-bakteri atau mikroba yang membentuk asam susu, yaitu Lactis Acidi dan streptococcus yang hidup secara anerob dengan derajat keasaman 4(pH 4)”, tutur Yusri.

Sementara itu, Dr. Nursyafani, selaku pemateri menyampaikan bahwa Tujuan Membuat Silase Untuk Pakan Ternak itu sebagai cadangan dan persediaan pakan ternak pada saat musim kemarau yang panjang juga untuk meyimpan dan menampung pakan hijauan yang berlebih pada saat musim hujan, sehingga dapat digunakan sewaktu-waktu pada saat musim kemarau juga masyarakat atau kelompok tani dapat mendayagunakan sumber pakan dari sisa limbah pertanian ataupun hasil agroindustri pertanian dan perkebunan seperti bekatul, dedak, bungkil sawit, ampasa tahu,tumpi jagung, janggel jagung.

Usai kegiatan pelatihan, salah seorang peserta kepada INBISNIS.ID memberikan apresiasi kepada Tim atas semua informasi dan ilmu yang bermanfaat yang mereka peroleh selama pelatihan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed