oleh

Instansi Vertikal, TNI dan Polri Segera Berkantor di Sofifi untuk Akselerasi Pembangunannya

INBISNIS.ID, MALUT– Kepada TNI, Polri dan instansi vertikal lainnya agar segera berkantor di sofifi sebab dengan keberadaan perkantoran dan perumahan tentunya mempertegas pelayanan publik, mendorong perekonomian wilayah, penyediaan lapangan pekerjaan dan SDM, sehingga akslerasi pembangunan Ibu Kota Provinsi bisa terwujud.

Persoalan ini mengemuka saat pemerintah pusat yang di koordinir oleh Kemenko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengadakan rapat zoom tentang percepatan pemerintahan di kota sofifi pada Rabu (23/8/2022) lalu.

Meeting online ini dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba, para pejabat eselon Kementerian PUPR, Kementerian ATR BPN, Kapolda Malut, Danrem Malut, Kajati Malut, Pemkot Tikep, Kanwil BPN Malut, OPD terkait Pemprov, Kepala Balai jalan dan jembatan Malut.

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan, dalam arahannya mengatakan bahwa status sofifi itu legal standing artinya tidak ada perdebatan lagi tentang sofifi sebagai ibukota propinsi sesuai UU Nomor 46 tahun 1999 sehingga saat ini yg menjadi kewajiban pemerintah adalah mengisi pembangunan dan percepatan pemerintahan di kota Sofifi.

Kesepakatan yang dihasilkan dalam rapat zoom tersebut antara lain; pertama penugasan kepada kementerian PUPR untuk segera menyelesaikan berbagai proyek pemerintah bidang infrastruktur di kota Sofifi mengingat dua orang presiden yakni presiden SBY dan Presiden Jokowi pernah ke sofifi melihat langsung kota sofifi.Kedua adalah penugasan kepada Kementerian Perhubungan untuk menyelesaikan keberadaan bandara loleo, pelabuhan laut sofifi dan pelabuhan penyeberangan.

“Saya mintakan kepada Gubernur Gani Kasuba agar dapat menyiapkan lahan bagi pembangunan kantor instansi vertikal sehingga secara perlahan kota sofifi menjadi lebih terang, Kementerian ATR BPN dan Pemprov agar segera menyelesaikan RTRW Propinsi untuk mempertegas Sofifi yang akan datang,” tegas Luhut.

Terkait dengan infrastruktur transportasi Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa Bandara Loleo pelabuhan penyeberangan dan pelabuhan laut sofifi tetap berjalan dan terutama menyelesaikan masalah pembebasan lahan di Sofifi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed