oleh

Bank Sampah Dharma Laksana Panjer Kembali Beroperasi

INBISNIS.ID, DENPASAR – Lurah Desa Adat Panjer I Putu Budi Ari Wibawa, S.E, M.M menghadiri kegiatan Bank Sampah Dharma Laksana Panjer yang kembali beroperasi setelah vakum beberapa saat akibat Pandemi Covid-19 di Balai Banjar Kaja, Panjer, Minggu  (3/04).

“Bank sampah Dharma Laksana ini kembali buka sejak sekian lama vakum akibat Pandemi yang mengharuskan kegiatan pengelolaan sampah berbasis sumber ini terhenti dan kini kami bersama muda mudi Banjar kembali beroperasi”, Ungkap Ari Budi.

Kegiatan Bank sampah oleh Muda mudi Banjar ini merupakan dorongan dan inisiatif muda mudi Banjar terkait di dukung oleh Lurah Panjer ber sinergi bersama TPS 3R Paku Sari Panjer atas arahan Pemerintah Daerah Provinsi Bali menyambut G20 dan juga sebagai implementasi peraturan gubernur tentang pengolahan sampah berbasis sumber serta menjawab permasalahan pelik sampah yang dihadapi oleh semua daerah.

Bank sampah Dharma Laksana ini terbuka untuk umum dan beroperasi 4 kali dalam seminggu, yang mana setiap sampah Anorganik yang di bawa akan mendapatkan bayaran yang sesuai dan mengikuti mekanisme pasar barang bekas yang ada.

“Jadi sebagai bentuk apresiasi kami terhadap masyarakat yang peduli akan sampah dan telah dengan sadar memilah sampah dari rumah maka kami memberikan bayaran dan bank sampah ini terbuka untuk umum tanpa terkecuali”, lanjut Ari Budi.

Hal ini juga menjawab daripada sosialisasi pemerintah daerah terhadap pemilahan sampah organik dan anorganik dari rumah, sehingga Masyarakat kembali teredukasi dan mendapat manfaat secara langsung dengan hadirnya bank sampah ini.Sebagai bentuk sinergitas bank sampah dan TPS 3R paku sari Panjer, semua hasil yang diterima bank sampah akan ditampung di TPS 3R untuk dilanjutkan kepada pengepul sampah.

Hingga saat ini, para muda mudi Banjar yang ikut terlibat dalam kegiatan ini berharap tim yang sekarang tetap konsisten dengan kegiatan sampah, sehingga kegiatan ini berjalan terus dan masyarakat pun sadar dan peduli akan lingkungan sekitar.

Perlu diketahui bank sampah Dharma Laksana ini diresmikan pada tanggal 29 Agustus 2016 yang memang sejak awal memutuskan untuk memberikan perhatian lebih kepada sampah sampah yang menjadi momok yang mengotori wajah Bali secara umum dan Desa Adat sendiri terkhusus nya.

(Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed